IDX LIVE TICKER
🌿
Farmasi & Kesehatan Herbal & Consumer Health #35 di IDX

$SIDO PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk

"Pionir Jamu Herbal Modern & Suplemen Kesehatan Indonesia"

Didirikan / IPO 1951 / 2013
Kantor Pusat Ungaran, Semarang, Jawa Tengah
Pengendali PT Hotel Candi Baru (60.46%) - Keluarga Hidayat
Harga Pasar IDX (Live)
Rp 350 -0.57%
Kapitalisasi Pasar: Rp 18.6 Triliun
Pilar 1

Model Bisnis Riil & Produk Populer

Ringkasan Operasional Bisnis

Sido Muncul adalah produsen jamu herbal dan suplemen kesehatan terbesar di Indonesia. Produk andalannya, Tolak Angin, adalah pemimpin pasar mutlak di kategori obat herbal masuk angin dengan loyalitas konsumen yang sangat tinggi. Perusahaan dikenal dengan margin laba tebal (>30%) dan posisi kas bersih tanpa utang bank.

Daftar Produk & Merek Populer Sehari-hari

Herbal Masuk Angin

Tolak Angin (Cair, Bebas Gula, Anak, Flu)

Market leader lebih dari 70% pangsa pasar herbal masuk angin di Indonesia.

Minuman Energi

Kuku Bima Ener-G!

Minuman serbuk energi dengan varian rasa buah.

Suplemen Herbal

Kapsul Ekstrak Kulit Manggis, Kunyit, Sambiloto

Produk suplemen herbal berbahan baku petani lokal.

Minuman Herbal

Kopi Jahe Sido Muncul, Alang Sari

Minuman seduh pereda panas dalam dan penghangat tubuh.

Struktur Sumber Pendapatan (Revenue Segments)

Jamu Herbal & Suplemen 66% Kontribusi

Tolak Angin dan kapsul herbal dengan margin laba kotor di atas 65%.

Makanan & Minuman (F&B) 30% Kontribusi

Kuku Bima Ener-G! dan minuman kemasan.

Farmasi (PT Berlico) 4% Kontribusi

Obat generik dan formulasi medis.

Pilar 2

Metrik Fundamental & Valuasi Saham

Price to Earnings (PER) Wajar
15.2x

Laba bersih per lembar saham dibanding harga pasar saat ini.

Price to Book Value (PBV) Premium
4.8x

Nilai pasar perusahaan dibanding total ekuitas/aset bersih.

Return on Equity (ROE) Profitabilitas
32.5%

Kemampuan manajemen mencetak laba bersih dari modal pemegang saham.

Net Profit Margin (NPM) Efisiensi
31.4%

Persentase laba bersih dari total omzet penjualan kotor.

Debt to Equity (DER) Sehat / Rendah
0.12x

Rasio total utang dibanding ekuitas. DER < 1x sangat aman.

Dividend Yield Cashflow
6.8%

Imbal hasil dividen tunai per tahun terhadap harga saham saat ini.

Status Valuasi Saat Ini: Wajar / Fair Value

Salah satu bisnis dengan kualitas finansial tertinggi di BEI: Margin laba bersih >30%, ROE >30%, dan neraca hampir zero debt (bebas utang berbunga).

Pilar 3

Rekam Jejak Dividen & Cash Flow

Frekuensi Pembagian 2x per tahun (Interim di November & Final di April)
Rata-rata Payout Ratio (DPR) 90% dari Laba
Konsistensi Pembagian 11 Tahun Berturut-turut

Dividen aristokrat dengan yield 6-8% dan payout ratio rutin mencapai 85-95% dari laba bersih.

Riwayat Dividen Tunai Terakhir

Tahun Buku Dividen Per Lembar (DPS) Dividend Yield (Saat Cum Date) Status Pembagian
2024 Rp 42 6.8% ✓ Sukses Dibagikan
2023 Rp 38 7.1% ✓ Sukses Dibagikan
2022 Rp 36 6.2% ✓ Sukses Dibagikan
Pilar 4

Keunggulan Kompetitif (Moat) & Risiko Bisnis

Tingkat Parit Pertahanan Bisnis: 🏰 Wide Moat (Kuat & Dominan)

Tingkat kepercayaan publik yang sangat tinggi terhadap khasiat Tolak Angin membuat konsumen tidak mudah beralih ke merek kompetitor.

Kunci Keunggulan Kompetitif ($SIDO):

✓ Kekuatan Merek "Orang Pintar Minum Tolak Angin"
✓ Fasilitas Pabrik Berstandar Farmasi (CPOB)
✓ Jaringan Kemitraan Petani Bahan Baku Herbal
⚠️

Faktor Risiko Bisnis

  • Kondisi cuaca dan musim kemarau panjang yang mengurangi kasus flu/masuk angin.
  • Ketergantungan laba pada satu lini produk utama (Tolak Angin).
  • Daya beli masyarakat di segmen minuman energi Kuku Bima.
🚀

Katalis Pertumbuhan Masa Depan

  • Ekspansi ekspor jamu ke Nigeria, Filipina, Malaysia, dan Arab Saudi.
  • Pertumbuhan penjualan produk suplemen vitamin dan herbal generasi muda.
  • Efisiensi otomatisasi pabrik ekstraksi herbal di Semarang.