$MYOR PT Mayora Indah Tbk
"Raja Biskuit, Kopi & Makanan Ringan Ekspor Indonesia"
Model Bisnis Riil & Produk Populer
Ringkasan Operasional Bisnis
Mayora Indah adalah perusahaan makanan olahan dan minuman dengan penetrasi pasar ekspor terkuat di Indonesia. Produk kopi permen Kopiko telah mendunia dan bahkan dibawa ke stasiun luar angkasa NASA. Menjual produknya ke lebih dari 100 negara di Asia, Timur Tengah, dan Amerika.
Daftar Produk & Merek Populer Sehari-hari
Kopiko, Torabika, Tora Cafe
Permen kopi dan kopi instan terlaris di Indonesia dan Asia Tenggara.
Roma Biskuit (Kelapa, Marie Gold, Malkist, Sari Gandum)
Penguasa pasar biskuit keluarga Indonesia.
Beng-Beng, Astor, Choki-Choki
Wafer karamel dan cokelat pasta legendaris anak-anak.
Energen & Le Minerale (Afiliasi Mayora Group)
Minuman sereal sarapan nomor 1 di Indonesia.
Struktur Sumber Pendapatan (Revenue Segments)
Metrik Fundamental & Valuasi Saham
Laba bersih per lembar saham dibanding harga pasar saat ini.
Nilai pasar perusahaan dibanding total ekuitas/aset bersih.
Kemampuan manajemen mencetak laba bersih dari modal pemegang saham.
Persentase laba bersih dari total omzet penjualan kotor.
Rasio total utang dibanding ekuitas. DER < 1x sangat aman.
Imbal hasil dividen tunai per tahun terhadap harga saham saat ini.
Didukung oleh pertumbuhan ekspor dua digit dan neraca keuangan yang sehat dengan rasio utang rendah (DER 0.62x).
Rekam Jejak Dividen & Cash Flow
Rutin membagikan dividen tunai dengan pertumbuhan nominal dividen seiring peningkatan laba bersih tahunan.
Riwayat Dividen Tunai Terakhir
| Tahun Buku | Dividen Per Lembar (DPS) | Dividend Yield (Saat Cum Date) | Status Pembagian |
|---|---|---|---|
| 2024 | Rp 68 | 2.8% | โ Sukses Dibagikan |
| 2023 | Rp 55 | 2.6% | โ Sukses Dibagikan |
| 2022 | Rp 45 | 2.4% | โ Sukses Dibagikan |
Keunggulan Kompetitif (Moat) & Risiko Bisnis
Kemampuan menciptakan kategori produk baru (seperti Beng-Beng dan Energen) yang tidak bisa disaingi oleh kompetitor multinasional.
Kunci Keunggulan Kompetitif ($MYOR):
Faktor Risiko Bisnis
- Kenaikan harga gula, kopi robusta, dan minyak kelapa sawit.
- Regulasi impor dan tarif perdagangan di negara tujuan ekspor utama.
- Pajak minuman berpemanis dalam kemasan (MBDK) domestik.
Katalis Pertumbuhan Masa Depan
- Ekspansi pabrik baru dan kapasitas produksi biskuit serta kopi.
- Penguatan penetrasi pasar di India dan Afrika.
- Efisiensi margin operasional pasca normalisasi biaya logistik kontainer laut.