IDX LIVE TICKER
🔥
Energi & Komoditas Distribusi Gas Bumi & Energi Transisi #24 di IDX

$PGAS PT Perusahaan Gas Negara Tbk

"Pengelola Infrastruktur & Transmisi Gas Bumi Terbesar Indonesia"

Didirikan / IPO 1965 / 2003
Kantor Pusat Gedung PGN, Jl. KH. Zainul Arifin, Jakarta Barat
Pengendali PT Pertamina (Persero) - 56.96% (Pemerintah RI)
Harga Pasar IDX (Live)
Rp 1.390 -2.11%
Kapitalisasi Pasar: Rp 37.8 Triliun
Pilar 1

Model Bisnis Riil & Produk Populer

Ringkasan Operasional Bisnis

PGN adalah Subholding Gas Pertamina yang menguasai lebih dari 90% jaringan infrastruktur pipa gas bumi di Indonesia. Mengalirkan gas bumi bersih dari ladang gas ke pembangkit listrik PLN, kawasan industri manufaktur, hingga ratusan ribu jaringan gas rumah tangga (jargas).

Daftar Produk & Merek Populer Sehari-hari

Industrial Gas

Penyaluran Gas Pipa Industri (Niaga & Transmisi)

Pasokan gas pipa untuk pabrik keramik, baja, pupuk, makanan, dan kimia.

Power Generation

Gas Pembangkit Listrik (PLN & IPP)

Bahan bakar gas efisien rendah emisi untuk turbin pembangkit PLN.

Retail & Commercial

Gaslink (CNG) & Gas Rumah Tangga (Jargas)

Gas bumi untuk hotel, restoran, mal, dan rumah tangga perkotaan.

LNG Infrastructure

LNG Bunkering & Floating Storage (FSRU Lampung & Jabar)

Fasilitas regasifikasi gas alam cair di laut lepas.

Struktur Sumber Pendapatan (Revenue Segments)

Niaga & Transmisi Gas Bumi 70% Kontribusi

Bisnis inti penyaluran gas via jaringan pipa transmisi nasional.

Eksplorasi & Produksi Minyak/Gas (Saka Energi) 14% Kontribusi

Lifting migas dari blok Fasken (AS), Muara Bakau, dan Ketapang.

Regasifikasi LNG & Pemrosesan Minyak 10% Kontribusi

Fasilitas FSRU dan transportasi minyak mentah pipa Rokan.

Telekomunikasi & Jasa Lainnya (PGNCOM) 6% Kontribusi

Jaringan fiber optic di sepanjang jalur pipa gas.

Pilar 2

Metrik Fundamental & Valuasi Saham

Price to Earnings (PER) Murah
7.2x

Laba bersih per lembar saham dibanding harga pasar saat ini.

Price to Book Value (PBV) Murah
0.85x

Nilai pasar perusahaan dibanding total ekuitas/aset bersih.

Return on Equity (ROE) Profitabilitas
11.8%

Kemampuan manajemen mencetak laba bersih dari modal pemegang saham.

Net Profit Margin (NPM) Efisiensi
7.5%

Persentase laba bersih dari total omzet penjualan kotor.

Debt to Equity (DER) Sehat / Rendah
0.95x

Rasio total utang dibanding ekuitas. DER < 1x sangat aman.

Dividend Yield Cashflow
7.8%

Imbal hasil dividen tunai per tahun terhadap harga saham saat ini.

Status Valuasi Saat Ini: Murah / Undervalued

Valuasi PBV berada di bawah 1x (*under book value*) dengan arus kas dari bisnis pipa gas yang stabil layaknya bisnis jalan tol monopoli.

Pilar 3

Rekam Jejak Dividen & Cash Flow

Frekuensi Pembagian 1x per tahun (Bulan Mei/Juni)
Rata-rata Payout Ratio (DPR) 65% dari Laba
Konsistensi Pembagian 19 Tahun Berturut-turut

Salah satu BUMN dengan rekor dividen yield terbaik di kisaran 7-9% per tahun dari arus kas transmisi pipa gas.

Riwayat Dividen Tunai Terakhir

Tahun Buku Dividen Per Lembar (DPS) Dividend Yield (Saat Cum Date) Status Pembagian
2024 Rp 122 7.8% ✓ Sukses Dibagikan
2023 Rp 141 8.5% ✓ Sukses Dibagikan
2022 Rp 124 7.4% ✓ Sukses Dibagikan
Pilar 4

Keunggulan Kompetitif (Moat) & Risiko Bisnis

Tingkat Parit Pertahanan Bisnis: 🏰 Wide Moat (Kuat & Dominan)

Pembangunan jalur pipa transmisi gas membutuhkan investasi triliunan rupiah dan izin negara yang tidak mungkin ditiru oleh perusahaan swasta manapun.

Kunci Keunggulan Kompetitif ($PGAS):

✓ Monopoli Alamiah Jalur Pipa Gas Bumi Nasional (>12.000 km)
✓ Bagian dari Ekosistem Energi Terbesar Pertamina Group
✓ Tingginya Biaya Masuk (Capital Barrier) bagi Pesaing Baru
⚠️

Faktor Risiko Bisnis

  • Kebijakan Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT) USD 6/MMBTU untuk 7 industri strategis.
  • Ketersediaan pasokan gas dari kontraktor hulu migas (KKKS).
  • Penyelesaian sengketa pajak dan kewajiban hukum masa lalu.
🚀

Katalis Pertumbuhan Masa Depan

  • Peningkatan penyaluran minyak melalui Pipa Rokan yang menghubungkan ladang minyak terbesar Sumatera.
  • Ekspansi jaringan gas rumah tangga (jargas) dengan subsidi pemerintah.
  • Peran gas bumi sebagai energi transisi bersih sebelum energi terbarukan 100% matang.